Serena, Petenis Sukses Alumnus Homeschooling

Anda pasti kenal dengan Serena Jameka Willian. Ya Serena begitu dikenal oleh masyarakat Amerika maupun dunia, karena prestasinya yang sangat luar biasa di bidang olah raga. Ia adalah petenis tunggal putri profesional dunia. Serena adalah mantan petenis tunggal putri nomor 1 (satu) dunia versi Women’s Tennis Association (WTA). Kaka Serena, Venus Williams juga adalah seorang petenis putri dunia. Serena merupakan warga Amerika keturunan Afrika. Serena menjadi begitu terkenal dan mudah dikenal karena tingginya yang semampai (175 Cm).

Serena dan Venus adalah alumnus homeschooling. Dalam wawancaranya mereka menyebut bahwa homeschooling membuatnya nyaman dalam berpendidikan, karena bisa mengatur jadwal sendiri dan tidak terlalu banyak menghadapi konflik sosial ketika belajar. Kesibukan latihan dan berbagai turnamen tidak mengganggu aktifitas belajarnya.

Serena Jameka Williams (lahir di Saginaw, Michigan, Amerika Serikat, 26 September 1981; umur 35 tahun) adalah seorang Afro-Amerika yang menjadi petenis tunggal putri profesional dunia, dan juga mantan petenis tunggal putri No. 1 dunia versi Women’s Tennis Association (WTA). Serena sekarang berkediaman di Palm Beach Gardens, Florida, Amerika Serikat.

Petenis putri Amerika Serikat ini lahir di Saginaw, Michigan, Amerika Serikat dan terjun ke dunia tenis pro sejak September 1995. Ia adalah pemain peringkat 1 dunia saat ini dan adalah petenis tertua yang pernah memegang gelar ini. Hingga 8 Juni 2015, ia telah memegang gelar ini selama 244 minggu.

Serena Williams telah menjuarai 35 gelar Grand Slam yang terdiri atas 20 gelar tunggal, 13 gelar ganda, dan 2 gelar ganda campuran. Ketiga-belas gelar Grand Slam gandanya ia menangi bersama kakaknya, Venus. Pada bulan Agustus 2012, ia memenangi medali emas dari sektor tunggal maupun ganda dari Olimpiade Musim Panas 2012. Dengan demikian, ia telah meraih titel ‘Golden Slam’ di mana ia telah memenangi keempat turnamen Grand Slam dan Olimpiade. Di sektor tunggal, ia adalah petenis kedua yang mencapai raihan ini, setelah Steffi Graf. Ia juga telah memenangi ‘Golden Slam’ di sektor ganda. Dengan demikian, ia adalah satu-satunya petenis, pria ataupun wanita, yang memiliki gelar ‘Golden Slam’ di kedua sektor.

Dengan 67 gelar tunggal WTA, ia adalah petenis dengan gelar juara tunggal terbanyak di antara semua pemain aktif WTA.

Hayo siapa yang berminat untuk ber-homeschooling…. Atau mau kuliah rumah?

Ditunggu ya…..

Julian Assange, Tokoh peserta Home Schooling yang sukses

julianJulian Paul Assange adalah seorang jurnalis asal Australia yang dikenal sebagai pendiri dan juru bicara WikiLeaks, situs yang mempublikasikan dokumen rahasia pemerintah dan beberapa institusi. Sebagian besar pendidikan pada masa kecilnya dilakukan di rumah. Orang tuanya menjalankan tur teater sehingga mereka hidup berpindah-pindah. Pada usia 14 tahun, Assange diketahui telah berpindah rumah sebanyak 37 kali. Julian selama hidupnya tidak pernah mengalami atau masuk dalam pendidikan sekolah formal. Orang tuanya yang berprofesi sebagai pengusaha teater keliling tidak memungkinkannya untuk mengikuti pendidikan di sekolah formal. Namun, usaha Julian tidak pernah berhenti sampai di sana. Ia terus secara tekun belajar dengan mengikuti sistem pendidikan rumah.

Awal kehidupan

Pada usia 11 hingga 16 tahun, Assange hidup dalam pelarian karena hubungan ibunya dengan seorang musisi dipenuhi kekerasan. Pada usia 18 tahun, dia memiliki seorang anak. Dia berpisah dengan istrinya pada tahun 1991, setelah polisi menyerang dan membawa putra mereka. Hingga tahun 1999, dia melakukan gugatan atas pengaturan hak asuh anaknya. Bersama dengan ibunya, Assange membentuk suatu kelompok aktivis Penyelidikan Orang Tua terhadap Perlindungan Anak. Kegiatan kelompok ini berpusat pada pembuatan bank data yang berisi catatan hukum terkait dengan isu hak asuh anak di Australia.

Pada tahun 1991, ketika Assange berusia 20 tahun, dia dan beberapa teman yang berprofesi sebagai hacker (pengacak komputer) memecahkan dan memasuki jaringan terminal Nortel, perusahaan telekomunikasi Kanada. Akibatnya, dia tertangkap dan dinyatakan bersalah atas 25 dakwaan yang dikenakan padanya Dia harus membayar denda sejumlah ribuan dolar kepada pemerintah Australia, namun dibebaskan dari hukuman penjara.

Assange diketahui pernah belajar di enam universitas. Dari tahun 2003-2006, dia mempelajari fisika dan matematika di Universitas Melbourne. Selain itu, dia juga mempelajari filosofi dan neurosains.[8] Pada tahun 1990-an, Assange bekerja sebagai perancang program perangkat lunak yang mengatur keamanan komputer di Australia dan luar negeri. Pada tahun 1997, dia ikut menciptakan Rubberhose deniable encryption, suatu sistem kriptografi yang dibuat untuk pekerja hak asasi manusia untuk melindungi data sensitif di lapangan dan dia juga menjadi salah satu tokoh kunci dalam gerakan pembebasan perangkat lunak.

Assange dan WikiLeak

Pada tahun 2006, Assange memutuskan untuk mendirikan WikiLeaks Hal ini dilakukannya karena dia yakin bahwa pertukaran informasi akan mengakhiri pemerintahan yang tidak sah. Situs tersebut memiliki server utama di Swedia dan menerbitkan berbagai bahan dari berbagai sumber. Terkadang, dia dan beberapa rekan di WikiLeaks menyusup ke dalam sistem keamanan untuk mencari dokumen dan kemudian mempublikasikannya.[7] WikiLeaks tidak menggaji Assange, namun dia memiliki investasi yang tidak diungkapkannya.Sekarang banyak polisi internasional bekerja sama untuk memburu Assange untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dalam kebocoran informasi rahasia milik negara.[5]

Penghargaan

Pada tahun 2008, Assange memenangkan Economist Censorship Index Award, sebuah penghargaan yang diberikan majalah “Economist” yang dikelola oleh keluarga perbankan Rothschild. Pada tahun 2009, Assange dianugerahi Amnesty International Media Award atas usahanya mengekspos pembunuhan ekstra yudisial di Kenya melalui penyelidikan Tangisan Darah – Pembunuhan dan Penghilangan Ekstra Yudisial (The Cry of Blood – Extra Judicial Killings and Disappearances). Pada April 2010, Assange menerima Sam Adams Annual Award, suatu penghargaan terhadap integritas dalam ilmu pengetahuan.

Sumber: wikipedia, dan berbagai sumber lain