Mengintip Perkembangan Pembangunan Apple Campus 2 dari Atas Drone

Tulisan Adam Rizal:

Apple Campus
Apple Campus

Saat ini Apple sedang fokus menyelesaikan markas terbarunya Apple Campus 2, terbukti dari foto-foto terbaru markas terbaru Apple senilai US$5 miliar yang memasuki tahap akhir pembangunan. Foto-foto itu diambil melalui drone yang diterbangkan oleh pilot Matthew Roberts.

Tinggal satu alat crane raksasa yang masih tertinggal di lokasi Apple Campus 2 yang berbentuk kue donat dengan rumput hijau di sekelilingnya. Tidak hanya rumput, nantinya ada pohon-pohon hijau yang menutupi Apple Campus 2.

Apple Campus 2 juga menggunakan tenaga surya untuk riset dan pengembangannya.

Tim Cook (CEO Apple) mengatakan grup pertama karyawannya akan pindah ke Apple Campus pada Januari tahun depan. Namun, karena ada beberapa bagian yang belum selesai, kemungkinan karyawan Apple baru bisa menempati kantor terbarunya itu pada Maret 2017.

Apple Campus 2 akan menggunakan listrik ramah lingkungan, menghabiskan lahan sebesar 2,8 juta hektar yang mampu memuat 13,000 karyawan.

Berikut petikan wawancara dengan Roberts yang menerbangkan drone di atas Apple Campus 2 seperti dikutip Forbes.

Atherton Research (AR): Apakah boleh menerbangkan drone di atas Apple Campus seperti yang Anda lakukan?

Matthew Roberts (MR): Sangat boleh dan tidak melanggar hukum karena tidak mengganggu jalur penerbangan karena FAA sudah mengeluarkan buku panduan terkait penerbangan drone.

AR: Berapa lama drone ini bisa terbang di atas Apple Campus?

MR: Drone ini dapat terbang lebih dari 2 mil atau 3 km tetapi saya tidak pernah menerbangkannya lebih dari itu.

AR: Berapa ketinggian drone menurut undang-undang FAA ?

MR: Menurut FAA sekitar 400 kaki dari permukaan tanah.

AR: Apakah Anda tidak takut jika drone Anda terjatuh karena kehabisan baterai atau ada seseorang yang iseng menjatuhkannya?

MR: Kehilangan drone bukanlah masalah besar karena setiap drone kelas premium sudah memiliki fitur untuk meminimalisir resiko baterai habis. Misal, drone ini akan memberitahu pengguna jika baterainya sudah hampir habis. Bahkan drone ini bisa terbang sendiri secara otomatis ke arah pilot untuk menghindari jatuh karena kehabisan baterai.

Sumber: infokomputer.com